surat ad dhuha beserta artinya

Anjuran Menceritakan Nikmat ala Surat ad-Dhuha Beserta Artinya

Semua surah dalam al-Quran mengandung banyak sekali hikmah. Mulai dari keutamaan surat al mulk, hingga surat ad-Dhuha. Untuk itu, kali ini saya akan membahas perihal: Anjuran Menceritakan Nikmat ala Surat ad-Dhuha Beserta Artinya.

Namun, sebelum lanjut, alangkah baiknya jika kita membaca surat ad-Dhuha terlebih dahulu, sambil merenungkan artinya. Berikut surat ad-Dhuha beserta artinya:

Surat ad-Dhuha Beserta Artinya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

وَالضُّحٰىۙ1

Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ2

dan demi malam apabila telah sunyi,

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ3

Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,

وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ4

dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.

وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰىۗ5

Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ6

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ7

dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,

وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ8

dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْۗ9

Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ10

Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ ࣖ11

Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).

Tafsir Surat ad-Dhuha Ayat 11

Nah, pembahasan yang akan kita bahas di sini adalah ayat terakhir, perihal anjuran enceritakna nikmat. Tidak jarang dari masyarakat yang meminta penjelasan perihal ayat tersebut.

Nah, mari kita merujuk ke kutubut-turats untuk membahas ayat tersebut. Imam al-Qurthubi dalam menafsirkan ayat tersebut menjelaskan:

قوله تعالى : وأما بنعمة ربك فحدث أي انشر ما أنعم الله عليك بالشكر والثناء . والتحدث بنعم الله ، والاعتراف بها شكر .

“Pengertian firman Allah, ‘dan apa bila kamu diberi kenikmatan oleh tuhanmu maka ceritakanlah,’ adalah sebarkanlah segala kenikmatan yang telah Allah berikan kepadamu dengan cara bersyukur dan memuji, menceritakan kenikmatan-kenikmatan Allah dan menunjukkan kenikmatan tersebut merupakan bentuk syukur.”

Masih dalam kitab yang sama, ada sebuah keterangan:

وروى ابن أبي نجيح عن مجاهد وأما بنعمة ربك قال بالقرآن . وعنه قال : بالنبوة أي بلغ ما أرسلت به . والخطاب للنبي – صلى الله عليه وسلم – والحكم عام له ولغيره . 

“Ibnu Abi Najeh meriwayatkan dari Imam Mujahid, ‘bila Tuhan memberi kenikmatan kepadamu, maka ceritakanlah’. Imam Mujahid berkata, ‘dengan al-Quran’. Dan juga dari Imam Mujahid berkata, ‘dengan kenabian’. Yakni sampaikanlah apa yang engkau diutus dengannya. Nah, khitob di sini adalah Nabi Muhammad dan hukumnya adalah umum untuk selainnya.”

Semoga artikel singkat seputar Anjuran Menceritakan Nikmat ala Surat ad-Dhuha Beserta Artinya bisa bermanfaat. Amin!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *